Artikel
PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA
Nelan Indah - Upaya pencegahan kenakalan remaja di Desa Nelan Indah, Kecamatan Teramang Jaya, menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan elemen masyarakat. Kegiatan penyuluhan hukum yang digelar baru-baru ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membentengi generasi muda dari perilaku menyimpang.
Acara penyuluhan yang berlangsung di balai desa setempat menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Iptu. Agus Sulaiman, Kapolsek Teramang Jaya, beserta jajaran anggotanya. Kehadiran Kapolsek memberikan bobot tersendiri pada kegiatan ini, menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani isu kenakalan remaja hingga tingkat desa.
Selain itu, penyuluhan juga melibatkan tokoh-tokoh penting di Desa Nelan Indah, seperti Ketua BPD, Kepala Desa beserta perangkatnya, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Tak ketinggalan, perwakilan Karang Taruna juga turut aktif dalam kegiatan ini, merepresentasikan suara dan semangat generasi muda dalam upaya pencegahan.
Iptu. Agus Sulaiman dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman hukum sejak dini bagi para remaja. Beliau menjelaskan berbagai jenis tindak pidana yang seringkali tidak disadari oleh remaja, berikut konsekuensi hukum yang menyertainya. Dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, Iptu. Agus Sulaiman memberikan contoh-contoh kasus nyata yang melibatkan remaja, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mengena.
"Kenakalan remaja bukan hanya sekadar pelanggaran tata tertib, tetapi juga berpotensi melanggar hukum. Kami berharap melalui penyuluhan ini, para remaja di Desa Nelan Indah dapat lebih bijak dalam bertindak dan terhindar dari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujar Iptu. Agus Sulaiman.
Kepala Desa Nelan Indah menyambut baik inisiatif penyuluhan hukum ini. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki tanggung jawab besar dalam membina generasi muda. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Polsek Teramang Jaya dan semua pihak yang terlibat. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan bekal pengetahuan hukum kepada anak-anak kita," katanya.
Ketua BPD menambahkan bahwa sinergi antara lembaga desa, aparat keamanan, dan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang remaja. Sementara itu, perwakilan Karang Taruna menyampaikan antusiasme para remaja dalam mengikuti penyuluhan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan di tingkat desa juga turut memberikan kontribusi dalam penyuluhan, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan. Mereka juga menekankan peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi dan membimbing para remaja.
Kegiatan penyuluhan hukum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menekan angka kenakalan remaja di Desa Nelan Indah. Dengan pemahaman hukum yang baik, diharapkan para remaja dapat lebih bertanggung jawab dalam setiap tindakan dan mampu memilih pergaulan yang positif, sehingga Desa Nelan Indah dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Era Digitalisasi Desa, Perangkat Desa Nelan Indah Dibekali Pengelolaan Website
Sensasi Pedas yang Menggugah Selera dengan Kelezatan Udang Kelong yang Segar
APRESIASI UNTUK PELAJAR BERPRESTASI
SOSIALISASI STUNTING
OPTIMALISASI PELAYANAN DESA
BELAJAR DAN TERUS BELAJAR
Membangun suasana desa yang berakhlak dan berukhuwah

